Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on whatsapp
WhatsApp

Daftar Isi :
Tips Menulis Script Video yang Menarik

Saat hendak membuat sebuah video profesional seperti video explainer atau iklan, maka dibutuhkan naskah tertulis sebagai acuan untuk menyusun storyboard atau alur cerita video. Naskah tersebut dikenal dengan nama script. Script merupakan komponen penting dalam pembuatan video. Sebab, selain berfungsi untuk menuangkan ide dan gagasan utama, naskah script berisi penjelasan yang menjadi petunjuk dalam menciptakan visualisasi gambar yang menarik dan sesuai.

Beberapa fungsi penting script lain yaitu, sebagai referensi agar proses produksi video terarah dengan baik, memudahkan tim dalam memahami keseluruhan cerita dan menciptakan visualisasi, serta menjadi pedoman untuk narasi/dialog yang dimasukkan ke dalam video.

Video yang bagus dan menarik tentu didukung oleh naskah script yang berkualitas. Script yang baik minimal harus memenuhi beberapa kriteria, yaitu: memiliki alur cerita menarik dan dapat dipahami penonton, menghadirkan konten yang interaktif dan relevan dengan permasalahan penonton, serta menawarkan solusi dari masalah yang diangkat dalam video.

Meskipun terlihat sederhana, nyatanya menulis script tidak semudah yang dikira. Dibutuhkan proses cukup panjang sebelum mulai menuangkan gagasan ke dalam bentuk teks. Tapi jangan khawatir, menulis script juga tidak sesulit yang kamu bayangkan kok. Kamu bisa coba terapkan tips menulis naskah script berikut agar videomu makin ciamik!

1. Tentukan Tema

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan tema atau topik. Tema yang dipilih pun harus sesuai dengan tujuan dari konten video yang akan dibuat. Apakah video digunakan untuk media edukasi, sosialisasi, hiburan, atau promosi. Jika kamu sudah paham dengan tujuan dari videomu maka selanjutnya adalah memilih tema yang cocok dan relevan. Pilih tema yang relevan dengan minat dan permasalahan penonton atau bisa juga hal-hal yang sedang trending dan banyak diperbincangkan netizen. Dengan begitu kamu bisa lebih mudah mendapat perhatian penonton agar mereka menonton videomu.

2. Lakukan Riset

Setelah tema siap, selanjutnya adalah melakukan riset untuk mengumpulkan data untuk bahan penulisan script. Riset yang dimaksud ialah proses mengumpulkan informasi dan referensi yang bisa menjadi inspirasi penyusunan script. Proses riset diperlukan untuk mencari referensi yang sesuai dan kredibel sebagai sumber informasi. Melakukan riset sebelum menulis akan membantu menghindari kesalahan dalam memaparkan fakta atau data yang akan ditampilkan dalam konten video.

3. Mulai Menulis

Apabila semua bahan dan informasi yang dibutuhkan sudah cukup dan sesuai, maka tahap selanjutnya adalah mulai menulis. Sesuaikan jumlah kata pada naskah script dengan durasi video yang akan dibuat, misal menulis 100-150 kata untuk video berdurasi satu menit. Gunakan pernyataan yang sederhana dan mudah dipahami saat menulis script. Hindari penggunaan istilah yang sulit dan asing bagi orang awam. Sebab, apabila penonton dapat memahami konten video dengan baik, maka mereka pun juga akan lebih mudah merespon dan menangkap pesan dari videomu.

Selain itu kamu bisa membangun interaksi dan komunikasi yang bersahabat dengan penonton melalui script yang kamu tulis. Misalnya dengan seolah melibatkan penonton langsung lewat penggunaan kata pengganti seperti anda, kamu, kalian, dan lainnya, memberikan kebebasan penonton untuk memilih atau tidak memaksa penonton mengikuti instruksi dalam konten video, serta tidak terus menerus mempromosikan produk atau brand jika videomu adalah video iklan.

4. Sesuaikan dengan Kebutuhan dan Tujuan Video

Saat menyusun script, pastikan tulisan yang dibuat sesuai dengan tujuan serta kebutuhan dari konten videomu. Misalnya script untuk video edukasi anak tentu berbeda dengan scipt untuk video promosi yang menggunakan bahasa persuasif. Kata-kata yang digunakan pun juga menyesuaikan dengan target audiens yang dituju, apakah diperuntukkan bagi kalangan tertentu seperti orang tua, remaja, atau lainnya. Sehingga kamu pun dapat memilah istilah atau kata apa yang cocok dan bisa dipahami oleh target penontonmu.

Nah, itu dia tips menulis script untuk konten video dari Zeusanimation. Gimana, nggak sulit kan? Yuk, coba tulis script video-mu sekarang. Jika kamu tekun dan sering berlatih, kemampuan menulismu tentu akan makin terasah. Siapa tahu kamu bisa jadi script writer handal, Fren!

Tapii.. kalau kamu belum sempat menulis script sendiri untuk konten videomu dan butuh bantuan jasa penulisan script video profesional, tenang.. serahin aja ke Zeusanimation! Kamu juga bisa konsultasikan script yang kamu inginkan untuk videomu lho. Nggak cuma script, kami juga siap bantu visualisasikan scriptmu jadi video motion graphic yang keren, Fren!

Skuy, cari tahu detail informasinya di sini ya!

Zeusanimation membuka lowongan magang untuk SMK/Sederajat dan perguruan tinggi. Minimal 4 Bulan 
Selengkapnya disini

More Post