Sebelum menghubungi vendor animasi, persiapan internal yang matang akan mempercepat proses dan menghasilkan output yang lebih sesuai ekspektasi. Berikut checklist yang bisa Anda gunakan sebelum memulai proyek.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!1. Tujuan dan KPI yang Jelas
Apa yang ingin dicapai dari video ini? Awareness, konversi, edukasi, atau training? Tentukan metrik keberhasilan sejak awal.
2. Target Audiens yang Spesifik
Siapa yang akan menonton video ini? Semakin spesifik deskripsi audiens, semakin tepat pendekatan visual dan pesan yang bisa dirancang.
3. Brand Guideline Siap Pakai
Logo, palet warna, font, dan panduan visual lain yang wajib digunakan dalam video.
4. Budget dan Timeline Realistis
Tentukan rentang budget dan deadline yang realistis, mempertimbangkan waktu untuk revisi dan proses approval internal.
5. Referensi Visual (Mood Board)
Kumpulkan contoh video atau gaya visual yang Anda sukai untuk memudahkan komunikasi dengan vendor.
6. Stakeholder dan Proses Approval
Tentukan siapa yang berwenang memberikan approval di setiap tahap, agar proses revisi tidak berlarut-larut karena menunggu persetujuan berlapis.
7. Platform Distribusi
Di mana video akan digunakan? Ini menentukan durasi ideal, aspect ratio, dan format yang perlu diproduksi.
Dengan checklist ini siap sebelum brief pertama, proses kerja sama dengan vendor animasi akan jauh lebih efisien dan hasil akhir lebih sesuai dengan visi Anda.
Mulai proyek animasi korporat Anda bersama tim Zeus Animation.



